ekonomi-politik

 


 
     

2  3  ►

 
 
Globalisasi
Ekonomi-Politik
Sosial
Filsafat
Pemikiran Politik
Kajian Budaya
Kajian Indonesia
Anarkisme
Sastra
Ekologi & Agraria
Sejarah

 

ayo gabung grup di:

 

 

Negara Bukan Perusahaan: Mengapa Kebijakan Ekonomi Tidak Bisa Dirumuskan oleh Pengusaha

Paul Krugman (Peraih Hadiah Nobel Ekonomi 2008)

 

Kelas pengusaha berlomba-lomba terjun ke dunia politik. Salah satu alasannya adalah karena mereka tahu bagaimana membuat perekonomian nasional maju. Benarkah? Krugman mengajak kita untuk menolak keras keyakinan menyesatkan dan berbahaya itu.

>> selengkapnya...

 

"Krugman menulis lebih bagus ketimbang ekonom mana pun sejak John Maynard Keynes." ― Fortune


Menghadapi Globalisasi: Kiat Gombal buat Pengusaha Kecil

El Fisgón

 

Dengan paduan yang apik antara kata dengan gambar, kartunis politik ternama Meksiko El Fisgón membuat komik kocak yang menggambarkan perkembangan sejarah kapitalisme dan imperialisme terhadap Dunia Ketiga. Cerdas, lucu, dan menggigit.

>> selengkapnya...

 

"Hanya dalam satu buku ini pembaca tidak akan kesulitan untuk mengerti apa itu globalisasi dan neoliberalisme, termasuk bahaya yang akan ditimbulkannya bagi negara dan kehidupan." ― Bisnis Indonesia


Dekade Keserakahan: Era '90-an dan Awal Mula Petaka Ekonomi Dunia

Joseph Stiglitz (Peraih Hadiah Nobel Ekonomi 2001)

 

Analisa tajam dari ekonom peraih Hadiah Nobel tentang cacat-cacat kapitalisme (neoliberalisme) ala Amerika Serikat dan dampaknya pada kemerosotan perekonomian global.

>> selengkapnya...

 

"Stiglitz melihat tugas utama Indonesia adalah menciptakan lembaga dan aturan main untuk meningkatkan transparansi dan kualitas informasi serta mengurangi konflik kepentingan." ― Kompas


Bank Kaum Miskin

Muhammad Yunus (Peraih Hadiah Nobel Perdamaian 2006)

 

Perjalanan hidup Muhammad Yunus dalam memberdayakan kaum miskin Bangladesh lewat skema kredit mikro Grameen Bank. Gagasan Yunus telah menginspirasi ribuan inisiatif serupa di seluruh dunia untuk memerangi kemiskinan. Mencerahkan!

>> selengkapnya...

 

"Kita butuh orang-orang seperti Muhammad Yunus yang langsung memberikan sumbangan nyata kepada penduduk miskin, bukan janji-janji palsu yang tak ada realisasinya sama sekali." ― Seputar Indonesia


Post-Washington Consensus dan Politik Privatisasi di Indonesia

Centre for International Relation Studies - Universitas Indonesia

 

Privatisasi adalah kebijakan paling kontroversial saat ini. Ketika masyarakat kian sulit memperoleh kebutuhan dasarnya, lembaga-lembaga pembangunan internasional malah mengusulkan privatisasi sebagai solusinya. Bagaimana pandangan ini bisa mengemuka? Lalu alternatif apa yang ditawarkan oleh para ekonom kritis yang sering disebut sebagai gerakan Post-Washington Consensus?

>> selengkapnya...

 

"Mengulas seluk-beluk politik privatisasi di negeri ini [...] juga secara khusus menyoroti kasus privatisasi BUMN, sumber daya air dan pendidikan beserta segala dampaknya." ― Suara Karya Online


 

 

 

 

© 2010 PT Wahana Aksi Kritika

© 2005-2009 PT Cipta Lintas Wacana

www.marjinkiri.com | Terakhir diperbarui: 15 Juli 2010