|
|


|
|
Republikanisme dan Keindonesiaan:
Sebuah Pengantar
Robertus Robet
ISBN 978-979-1260-03-9
140 hlm + xiv; 12 x 19 cm
Rp 29.000,-
Tak banyak gunanya bercita-cita membentuk Indonesia sebagai
bangsa, apabila kita sendiri tidak tahu hendak ke mana. Buku ini
dengan bijak menjadi pandu ke arah mana kita perlu menuju.
Dr. B. Herry-Priyono, STF Driyarkara
Belakangan
ini, kita sepertinya mulai lupa membicarakan Indonesia dari
sudut pandang semangat dan kerangka utamanya, yakni Republik.
Kelupaan akan republik membuat kita merasa bahwa tanpa perbuatan
aktif dan sengaja untuk menjaga dan memeliharanya, republik akan
tetap ada sepanjang masa. Padahal, secara perlahan kita mulai
kehilangan berbagai pegangan fundamental menyangkut proyek hidup
bersama sebagai bangsa.
Buku
pengantar ini berupaya menghadirkan kembali semangat dan
pemahaman akan republik ke tengah-tengah kita, agar kita bisa
seyakin para pendiri negeri ini mengapa bentuk republik yang
dipilih dan bukan yang lain.
"Buku ini membuktikan semangat republik tidaklah luntur, dan
justru diperkuat secara teoretis maupun praksis oleh generasi
yang lebih muda.
Prof. Dr. Gumilar Rusliwa Somantri
|
|

Buku ini
telah diulas di:
|
► |
Diskusi buku di Masjid al-Munawwaroh
kompleks Pesantren Ciganjur, 9 Juli 2007. |
|
► |
"Melawan Lupa Bicara Indonesia" (Jawa
Pos, 17 Agustus 2007). |
|
► |
Diskusi buku di
Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D), Menteng, Jakarta, 20
September 2007.. |
|
► |
"Indonesia: Sebuah
Republik yang Bengkok dan Tak Terurus" (Media Indonesia, 4
November 2007). |
|
► |
"Menggagas Ulang Makna
Republik",
Jurnalnet.com, 8 April 2008. |
|
► |
Diskusi di Universitas
Negeri Jakarta, 16 Maret 2011. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|